Siapakah Hilman Mattauch, Wartawan yang Sopiri Novanto Saat Kecelakaan - Berita Heboh

Breaking

Post Top Ad

Jumat, 17 November 2017

Siapakah Hilman Mattauch, Wartawan yang Sopiri Novanto Saat Kecelakaan

Siapakah Hilman itu? menurut DetikPolisi sudah memeriksa pengemudi mobil yang membawa Setya Novanto hingga mengalami kecelakaan. Polisi menyebut pengemudi mobil itu seorang wartawan.


"Pengemudi mobil Fortuner, Saudara Hilman Matauch SAB, wartawan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra dalam keterangannya, Jumat (17/11/2017).

Halim menyebut ada 3 orang di dalam mobil, yaitu Setya Novanto, Reza, dan Hilman. Selain memeriksa Hilman, polisi memeriksa 3 saksi.

Saat itu, menurut Halim, mobil tersebut menuju kantor Metro TV. Halim mengatakan Novanto akan menjadi narasumber dalam salah satu program TV.

"Menuju ke kantor Metro TV di mana Saudara SN akan menjadi narasumber dalam program 'Prime Time News'," kata Halim.

Siapakah Hilman Mattauch

Hilman Mattauch  jadi tersangka atas kecelakaan mobil yang ditumpangi Setya Novanto. Dalam kecelakaan itu, Hilman yang menyopiri tersangka kasus korupsi e-KTP itu yang dikabarkan hendak menuju Metro TV untuk wawancara.

Seperti tertrea di lamn Twitterny, nama legkapnya Muhammad Hilman Mattauch. Iilah 7 faktanya...


Nama jurnalis Metro TV Hilman Mattauch tiba-tiba ikut terseret dalam pusaran kasus yang melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto.
Hal itu setelah polisi menyebut jika Hilman-lah yang jadi sopir saat mobil Fortuner Novanto menghantam tiang listrik.
Akibat kecelakaan itu Setya Novanto gagal tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Belakangan berceceran informasi soal kedekatan Hilman dan SN.
Banyak yang curiga jika kedekatan Hilman dengan Novanto bukan sekadar hubungan seorang jurnalis dengan narasumbernya.


Siapa Hilman? Berikut fakta-faktanya.
1. Kontributor Metro TV di DPR
Sehari-harinya Hilman Matauch bertugas meliput di kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Metro TV menyatakan, Hilman Mattauch berstatus sebagai kontributor.

2. Mantan Ketua Pressroom DPR
Hilman pernah menjabat sebagai Ketua Pressroom DPR periode 2014-2016. Saat terpilih ia menjadi wartawan Metro TV.
3. Mantan sopir
Akun @susetyo_haris di twitter memberikan informasi jika sebelum jadi jurnalis dia sopir salah satu petinggi di Media.
4. Rajin retweet cuitan SN
Sedemikian dekatnya Hilman Mattauch dengan Setya Novanto sampai2 akun twitternya @mattauch_hilman jadi seperti buzzernya Setnov.
Hilman kerap me-retweet cuitan Novanto. Pernyataan Novanto bisa sangat mudah ditemui di twitter-nya.
Berikut contohnya:



mirip buzzer
mirip buzzer ()

5. Mati-matian membela sampai segininya.
Tak hanya dekat, Hilman juga getol membela Setya Novanto, terutama saat ketua partai Golkar itu dianggap akting oleh warga net.
Salah satunya saat Novanto dituding berpura-pura menelpon saat akan diwawancarai sementara layar WA-nya nyala.

Sampai-sampai dia membuatkan video khusus demi membela seorang Setya Novanto.


6. Jemput dan semobil dengan SN sebelum kecelakaan
Polisi menyebut jika Hilman-lah yang menjemput Setya Novantodi gedung DPR RI sebelum terjadi kecelakaan di Jl Permata Hijau, Jaksel.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan informasi tersebut diperoleh polisi dari keterangan Hilman Mattauch.
"Berkaitan dengan kecelakaan Bapak Setnov. Intinya bahwa awal kejadian ada kendaraan roda empat, mobil yang ditumpangi Pak Setnov, kemudian yang mengendarai Saudara Hilman. Jadi yang bersangkutan (Setnov) dari gedung DPR akan menuju ke Metro TV, ada acara di 'Prime Time' ya itu," jelas Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/11/2017).
Dalam perjalanan menuju kantor Metro TV dia sempat menyambungkan Metro TV dengan Setnov untuk melakukan wawancara live by phone saat itu.
"Jadi dalam perjalanan sekitar 08.30 ada live by phone dulu. Driver ini ada live by phone kemudian memberikan handphone-nya ke penumpang belakang (Setnov)," imbuh Argo.
7. Jadi tersangka
Polisi menetapkan Hilman Mattauch, usai kecelakaan tersebut.
Ia dinilai lalai saat mengemudikan mobil sehingga mengakibatkan kecelakaan yang mengakibatkan orang lain terluka.
"Iya (tersangka), namanya ditilang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/11/2017).


  TRIBUN NEWS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad